Indonesian
English Chinese Simplified Chinese Traditional French German Portuguese Spanish Russian Japanese Korean Arabic Irish Greek Turkish Italian Danish Romanian Indonesian Czech Afrikaans Swedish Polish Basque Catalan Esperanto Hindi Lao Albanian Amharic Armenian Azerbaijani Belarusian Bengali Bosnian Bulgarian Cebuano Chichewa Corsican Croatian Dutch Estonian Filipino Finnish Frisian Galician Georgian Gujarati Haitian Hausa Hawaiian Hebrew Hmong Hungarian Icelandic Igbo Javanese Kannada Kazakh Khmer Kurdish Kyrgyz Latin Latvian Lithuanian Luxembou.. Macedonian Malagasy Malay Malayalam Maltese Maori Marathi Mongolian Burmese Nepali Norwegian Pashto Persian Punjabi Serbian Sesotho Sinhala Slovak Slovenian Somali Samoan Scots Gaelic Shona Sindhi Sundanese Swahili Tajik Tamil Telugu Thai Ukrainian Urdu Uzbek Vietnamese Welsh Xhosa Yiddish Yoruba Zulu Kinyarwanda Tatar Oriya Turkmen Uyghur Abkhaz Acehnese Acholi Alur Assamese Awadish Aymara Balinese Bambara Bashkir Batak Karo Bataximau Longong Batak Toba Pemba Betawi Bhojpuri Bicol Breton Buryat Cantonese Chuvash Crimean Tatar Sewing Divi Dogra Doumbe Dzongkha Ewe Fijian Fula Ga Ganda (Luganda) Guarani Hakachin Hiligaynon Hunsrück Iloko Pampanga Kiga Kituba Konkani Kryo Kurdish (Sorani) Latgale Ligurian Limburgish Lingala Lombard Luo Maithili Makassar Malay (Jawi) Steppe Mari Meitei (Manipuri) Minan Mizo Ndebele (Southern) Nepali (Newari) Northern Sotho (Sepéti) Nuer Occitan Oromo Pangasinan Papiamento Punjabi (Shamuki) Quechua Romani Rundi Blood Sanskrit Seychellois Creole Shan Sicilian Silesian Swati Tetum Tigrinya Tsonga Tswana Twi (Akan) Yucatec Maya
Leave Your Message

Festival Pertengahan Musim Gugur Mungkin Telah Berakhir, Tetapi Kehangatan Tetap Ada! Perusahaan Menyelenggarakan Jamuan "Bó Bǐng" Spesial, Lempar Dadu untuk Kemakmuran

25 Oktober 2025

Meskipun Festival Pertengahan Musim Gugur telah berlalu, semangat reuni dan perayaan masih terasa. Baru-baru ini, KWS menyelenggarakan jamuan makan bertema daerah yang unik untuk para karyawan, menampilkan permainan dadu tradisional "Bó Bǐng." Acara tersebut dipenuhi dengan bunyi gemerincing dadu yang meriah dan tawa riang saat para staf berlomba untuk mendapatkan angka "4 merah" terbanyak—yang melambangkan keberuntungan—untuk memenangkan hadiah-hadiah yang menguntungkan.

3.png

Pesta Penuh Cita Rasa: Perayaan yang Menghangatkan Hati

Meskipun Festival Pertengahan Musim Gugur telah berakhir, pimpinan perusahaan ingin memastikan karyawan tidak kehilangan kegembiraan perayaan tersebut. Untuk mengganti waktu kerja karyawan yang harus bekerja selama liburan, mereka mengadakan jamuan khusus di restoran lokal ternama, menyajikan hidangan musiman seperti kue bulan, anggur osmanthus, dan hidangan kepiting. Yu dari bagian SDM menjelaskan, "Festival Pertengahan Musim Gugur adalah tentang keluarga, tetapi banyak orang di industri jasa mengorbankan waktu tersebut untuk bekerja. Jamuan yang terlambat ini adalah cara kami untuk mengucapkan 'terima kasih' dan berbagi berkah." Selama makan malam, para kolega bersulang, berbagi cerita liburan, dan mempererat hubungan. Zhang dari bagian Pemasaran berkomentar, "Saya tidak pernah menyangka akan ada kue bulan setelah festival—ini seperti memperpanjang kebahagiaan liburan!"

Bó Bǐng Mania: Melempar Dadu untuk Keberuntungan
Puncak acara malam itu adalah "Bó Bǐng," permainan dadu tradisional Minnan (Fujian Selatan). Aturannya sederhana namun mendebarkan: setiap pemain melempar enam dadu, dan hadiah diberikan berdasarkan berapa banyak angka "4" yang muncul—dengan titik "4" yang dicat merah melambangkan kemakmuran (kesuksesan yang gemilang). Meja hadiah dipenuhi dengan barang-barang yang didambakan—penanak nasi, penggorengan udara, kartu hadiah—dengan hadiah utama (Zhuàng Yuan) yang membutuhkan empat angka 4 merah atau lebih. Xiaoliu dari Tech mengejutkan semua orang dengan melempar tiga angka 4 merah pada percobaan pertamanya, sementara Xiao Wang dari Finance melakukan comeback, merebut hadiah utama dengan lima angka 4 merah. "Keberuntungan ini berarti bisnis akan berkembang pesat tahun depan!" sang pemenang tertawa sambil mengangkat hadiahnya tinggi-tinggi.

2.png

Akar Budaya: Simbolisme Keberuntungan di Balik Dadu

Bó Bǐng berasal dari Dinasti Ming dan Qing, konon diciptakan oleh Koxinga (Zheng Chenggong) untuk membangkitkan semangat para prajurit yang jauh dari rumah. Angka "4" merah dalam permainan ini memiliki makna yang dalam—merah melambangkan kegembiraan, sementara angka "4" terdengar seperti "keberuntungan" dalam dialek Minnan. Bunyi gemerincing dadu melambangkan energi yang bersemangat dan kesuksesan.

Reaksi Karyawan: Kejutan dan Kebersamaan
Setelah acara tersebut, para karyawan membanjiri forum internal dengan pujian. Karyawan baru [Nama] berkata, "Pertama kali bermain Bó Bǐng—tidak menyangka sebuah permainan juga bisa mengajarkan budaya!" Wang, seorang veteran tiga tahun, menambahkan, "Kreativitas perusahaan dalam perayaan Pertengahan Musim Gugur tidak pernah mengecewakan—selalu menemukan cara-cara baru untuk menghormati tradisi."

1.png